Drone kini menjadi alat serba bisa yang sangat membantu di berbagai bidang, mulai dari urusan hobi, keperluan promosi bisnis, hingga ke sektor pertanian seperti pemetaan lahan atau penyemprotan tanaman. Namun, ternyata, menerbangkan drone tidak bisa sembarangan, lho!
Selain harus menjaga keselamatan sekitar, Anda juga wajib mengikuti aturan yang berlaku agar tidak terkena sanksi. Nah, biar drone Anda bisa terbang dengan aman, stabil, dan legal, berikut ini beberapa tips penting yang perlu diperhatikan:
Persiapkan Perangkat Drone
Sebelum menerbangkan drone, pastikan perangkat dalam kondisi baik. Cek kondisi baterai, remot, dan perangkat lainnya. Pastikan juga kondisi baling-baling sempurna atau tidak ada retakan, kamera berfungsi normal, dan firmware sudah diperbarui.
Jika semuanya sudah siap, pastikan untuk selalu membawa suku cadang dan baterai cadangan untuk berjaga-jaga, ya. Pastikan pula baterai utama terisi penuh!
Pahami dan Taati Aturan Penggunaan Drone

Pastikan untuk mengenali regulasi penerbangan drone di wilayah Indonesia, seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 37 Tahun 2020. Berikut penjelasannya:
- Drone tidak boleh terbang lebih dari 120 meter tanpa adanya izin khusus dari pihak berwajib.
- Drone tidak boleh terbang di sekitar bandara, area militer, atau kawasan terlarang lainnya.
- Untuk penggunaan komersial, wajib memiliki izin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DJPU).
- Pastikan drone Anda terdaftar secara resmi jika digunakan untuk keperluan komersial.
Selengkapnya, bisa baca di sini!
Pilih Area yang Luas
Selalu pilih area terbuka dan jauh dari keramaian. Lapangan, tanah kosong, atau area khusus latihan drone adalah tempat yang paling ideal.
Hindari terbang di dekat jalan raya, bangunan tinggi, atau tempat ramai. Hal ini penting diperhatikan, agar Anda tidak membahayakan keselamatan orang lain.
Hidupkan Drone dengan Urutan yang Benar

Nyalakan remote control terlebih dahulu, baru kemudian hidupkan drone. Setelah sistem menyala dan terhubung dengan GPS, pastikan semua sinyal aman.
Setelahnya, periksa kondisi sekitar. Pastikan tidak ada semua fungsi drone berjalan dengan baik sebelum mengudara.
Aktifkan Fitur Return-To-Home (RTH)
Fitur Return-To-Home (RTH) sangatlah penting. Sebab, fitur ini akan membantu mengembalikan drone Anda ke titik semula secara otomatis apabila sinyalnya terputus atau baterai hampir habis.
Jangan lupa untuk set lokasi awal (home point) sebelum terbang agar fitur ini dapat bekerja secara maksimal.
Terbangkan Drone Secara Perlahan

Sebagai pemula, Anda sebaiknya menghindari manuver ekstrem atau terlalu tinggi di awal. Mulailah dengan terbang rendah, perlahan, dan stabil.
Lakukan latihan gerakan dasar, seperti naik dan turun, maju dan mundur, serta berputar. Aktivitas tersebut akan membantu Anda melatih kepiawaian mengontrol drone.
Manfaatkan Fitur-Fitur yang Tersedia
Drone modern biasanya dibekali berbagai fitur canggih, seperti GPS stabilizer, follow me, point of interest, hingga obstacle avoidance. Manfaatkan fitur-fitur ini untuk meningkatkan keamanan dan kualitas penerbangan.
Selalu Cek Kondisi Cuaca
Drone sangat sensitif terhadap angin kencang, hujan, atau kabut tebal. Oleh karena itu, terbang dalam cuaca buruk bisa membahayakan drone dan orang di sekitar.
Jadi, selalu periksa prakiraan cuaca sebelum Anda menerbangkan drone kesayangan, ya!
Penutup
Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda bisa menerbangkan drone dengan lebih aman, stabil, dan sesuai dengan aturan.
Ingat, keselamatan adalah prioritas utama, baik untuk Anda, orang lain, maupun drone itu sendiri!
***
Ingin memiliki drone berkualitas untuk mendukung bisnis Anda di bidang agrikultur? Tribuana Solusi Inovasi Teknologi (TSIT) jawabannya!
TSIT adalah distributor resmi drone DJI Agras seri T25 dan T50. Drone canggih ini dirancang khusus untuk mendukung pertanian modern.
TSIT hadir dengan smart farming and business solution, menggabungkan teknologi canggih dan solusi untuk meningkatkan produktivitas bisnis Anda.
Temukan informasi selengkapnya mengenai TSIT dengan klik hubungi kami!